Babinsa Desa Pagedongan Melaksanakan Komsos Dengan Menggunakan Pijat Alternatif Terapi Setrum
Pijat Alternatif Terapi Setrum
Pagedongan - Bertempat di Posramil Pagedongan Babinsa desa Pagedongan Koptu Suharyono melaksanakan komunikasi sosial dengan menggunakan pijat Alternatif terapi setrum kepada 3 orang warga binaan Ibu khatijah, Mustakimah, dan ibu Jamini yang mengalami sakit Rematik dan kolesterol. Jumat (31/3/2023)
Sudah bukan hal baru lagi kalau pengobatan alternatif kerap menjadi cara yang dipilih oleh orang Indonesia untuk mengobati beberapa penyakit diantaranya Rematik dan kolesterol, Pengalaman Koptu Suharyono di militer menggunakan terapi listrik sebagai pengobatan alternatif diaplikasikannya ke lingkungan dan warga masyarakat yang tertarik untuk mencoba pengobatannya.
Alat pijat listrik juga dibuat dari media yang sangat sederhana dan murah meriah, yaitu dibuat dari dua lempengan timah/kuningan/besi dibuat min (-) dan plus (+). Kedua lempengan itu kemudian dialiri listrik. Satu timah menjadi pijakan pasien sedang timah yang lain menjadi pijakan si tukang pijat. kedua timah tersebut dihubungkan dengan saklar on/off.
Terapi listrik tersebut diperuntukkan bagi warga siapa saja yang ingin mencoba secara gratis tanpa dipungut biaya, Cocok tidak cocoknya pengobatan alternatif terapi listrik ini tergantung dengan daya tahan tubuh serta kesiapan psikis dari orangnya, Sebaiknya sebelum mencoba terapi apapun, pastikan kondisi fisik dan psikis dalam keadaan stabil.
What's Your Reaction?